Macam-Macam Lampu Headlamp yang Bisa Digunakan untuk Menunjang Aktivitas Adventure

By: VMX Media | 19/10/2023
Macam-Macam Lampu Headlamp yang Bisa Digunakan untuk Menunjang Aktivitas Adventure

BANDUNG, VMXMedia.ID – Bagi penggemar olahraga garuk tanah, terutama para pecinta adventure, salah satu alat yang vital dan harus ada adalah lampu motor yang menunjang perjalanan trabas ketika malam hari. Biasanya tidak cukup hanya lampu bawaan pabrik, para rider juga menggunakan aksesoris lampu tambahan dengan spesifikasi dan fungsi sesuai kebutuhan masing-masing.

Dikutip dari trailgame.id, lampu motor trail memiliki fungsi yang fundamental sebagai alat penerangan. Berikut beberapa jenis lampu yang ada di motor trail.

1. Lampu Tungsten

Lampu jenis ini dulu biasanya banyak digunakan pada sepeda motor keluaran lokal Indonesia. Lampu pijar tungsten menggunakan arus listrik AC maupun DC. Lampu jenis ini memiliki keunggulan dalam efisiensinya dengan penggunaan listrik yang lebih hemat. Lampu jenis ini memiliki kekurangan pada penyinarannya yang tidak konsisten, yakni pada saat gas motor pada posisi rendah, lampu juga ikut meredup menyesuaikan tekanan gas motor, dan begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, dirasa lampu jenis ini penerangannya belum sempurna.

2. Lampu Halogen

Lampu ini hasil pengembangan dari lampu pijar tungsten. Sebagai penerangan utama, lampu ini mengonsumsi daya sebesar 35 watt hingga 55 watt. Terbuat dari lampu pijar tungsten yang dilapisi filamen tungsten dibungkus dengan kaca kuarsa tipis yang tahan panas. Di dalamnya terdapat campuran gas, krypton, argon, nitrogen, dan sedikit campuran halogen, yang ketika dialiri listrik, filamen akan memanas lalu memancarkan cahaya kemudian dipantulkan oleh reflektor.

3. Lampu High Intensity Discharge (HID)

Lampu ini juga biasa disebut dengan sebutan lampu xenon. Lampu ini berbeda dengan halogen. Ia tidak dilapisi filamen, namun lampu ini dapat bersinar lebih terang dari halogen dan cahaya yang dihasilkan lebih tahan lama, meski memakan sangat banyak daya. Lampu ini memiliki umur pemakaian yang cukup panjang sekitar 3000 jam. Kekurangan penggunaan lampu ini adalah penyiapannya yang rumit. Pemasangan lampu ini memerlukan arus kelistrikan yang berbeda dan memerlukan ballast untuk penyeimbang, sehingga tidak sembarang mekanik dapat melakukan pergantian lampu jenis ini. 

4. Lampu Light Emitting Deodes (LED)

Lampu ini dikenal sebagai lampu yang dapat bersinar dengan sangat terang. Saat ini lampu tersebut menjadi yang dominan digunakan pada motor yang dijual di pasaran. Pada awalnya, lampu ini hanya banyak digunakan pada lampu rem dan lampu untuk plat nomor, tetapi saat ini digunakan sebagai lampu utama pada kendaraan bermotor. Lampu LED memiliki keunggulan, yaitu daya yang dibutuhkan rendah atau kecil, menghasilkan cahaya yang jauh lebih terang dan kuat dibanding HID, dan yang terpenting adalah awet. Oleh karena itu, lampu ini menjadi pilihan terbaik saat ini untuk penggunaan di motor, apalagi ketika melakukan adventure

Pemilihan lampu utama yang digunakan di motor perlu perhatian braaapers, sebab tidak semua motor bisa menggunakan semua jenis lampu, dan juga tidak semua motor kebutuhannya sama. Jadi, kamu harus bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan serta spesifikasi motor yang digunakan. (ss)