Review

Bagaimana Beban Bearing Roda dan cara Memahami Kondisinya

By: VMX Media | 06/01/2023
Bagaimana Beban Bearing Roda dan cara Memahami Kondisinya

NEWS.VMX.ID – Bantalan roda pada motor motorcross yang sederhana, namun mempunyai peran penting dalam hal stabilitas performa motor. Jika pemasangannya sejajar d dan ditempatkan dengan benar, seharusnya tidak menimbulkan masalah bagi Anda. Jika tidak, mereka dapat menyebabkan roda belakang miring, melempar rantai, merusak penutup samping, dan menghancurkan hub atau tromol.Bantalan roda terdapat beberapa material, yaitu : baja tahan karat, baja krom atau bahkan bahan keramik silikon nitrida. Untuk Bantalan hibrida menggunakan bola keramik dan steel race.

Beberapa pengendara atensikan permintaan yang sangat rendah pada bantalan roda motor motorcross. Bantalan roda tipikal diberi nilai 19.000 rpm dan beban gaya 1574 pon. Pada rpm maksimum dan beban maksimum, itu harus berputar selama satu juta putaran, yaitu lebih dari seribu mil. Pada 60 mph, roda 21 inci (termasuk ban) hanya berputar pada 960 rpm. Bantalan yang sama dinilai untuk beban 30.000 pon. Batas beban bantalan roda, juga terkait dengan beban Massa motor dan pengendara yang tersambung waktu perlambatan dengan suspensi.

Ilmu Fisika mendapatkan satu kesimpulan penting soal bantalan roda tidak aus karena gaya yang dipaksakan oleh kondisi motorcross. Bantalan roda aus karena gangguan pasir dan kotoran. Dalam banyak hal, kualitas seal bearing lebih penting daripada kualitas bola bantalan.

Karena pasir dan kotoran adalah musuh bantalan bola pada bearing, makanya dipasang seal bearing pada bagian luar. Tujuannya, melindungi nasuknya pasir dan debu kotoran dan tetap mengontrol pelumasan bantalan bola.

Kontrol bearing ketika masa pemakaian waktu atau jarak tertentu,cek kondisi segel atau seal bearing, jika kondisinya nyaris lapuk, sebaiknya diganti dan membersihkan bantalan bola dengan cairan penetran dan kemudian di lumasi oleh Grease atau minyak gemuk.

Siapkan Grease, untuk menyervis bantalan, bilas secara menyeluruh dengan pelarut sambil memutar bantalan secara manual. Waspadalah terhadap pelarut keras di dekat segel ( sil karet). Seka gemuk dari dalam hub dengan menggunakan handuk kertas untuk menghindari kontaminasi serat. Angin-anginkan bantalan (jangan memutarnya untuk mengeringkannya). Masukkan minyak ke telapak tangan dan tekan bantalan ke dalamnya, kerjakan secara menyeluruh.

Pentingnya untuk mengetahui kapan bola bantalan akan aus, lakukan pemeriksaan cepat dan sederhana dengan memegang pelek roda sambil menstabilkan motor dan menerapkan gaya dari sisi ke sisi (aksial) untuk memeriksa kelonggaran. Harus ada kurang dari 1/16 inci gerakan dari sisi ke sisi. Periksa apakah ada gesekan, spalling (potongan terkelupas) atau brinelling (penyok di dalam jalur steel race bearing). Bantalan roda telah aus terdapat tanda-tandanya adalah kekasaran saat berputar.

Beban aksial pada bantalan roda dapat menerima beban yang luar biasa secara radial, tumit Achilles adalah beban aksial. Jika beban samping mencoba mendorong selongsong bagian dalam keluar dari jalur dengan jalur luar, hal itu akan mempercepat keausan dengan cepat. Inilah sebabnya mengapa memiliki semua spacer yang pas dan pentingnya  memasang semuanya dengan benar. Spacer hanya boleh bersentuhan dengan bagian luar lintasan bola bantalan atau pelor, dan spacer di antara bantalan sama pentingnya untuk diingat seperti spacer roda.

Trik memasang bearing atau bantalan roda, Sebelum memasang bantalan, perhatikan kedalaman yang harus dimasukan ke dalam hub untuk memastikan bantalan terpasang sepenuhnya tanpa hentakan berlebih. Gunakan batang kuningan atau aluminium untuk mengetuk tepi bantalan dengan lembut untuk memasang bantalan, dan pastikan alur tepian secara merata. Jangan biarkan bantalan miring ke satu sisi.

Sedangkan bearing dengan bola bantalan dari keramik, teryata lebih maksimalkan dengan bobot lebih ringan dan handal melepas panas. Bantalan keramik bisa sampai 60 persen lebih ringan, 50 persen lebih kaku dan 70 persen lebih halus dari bantalan baja.