Event

5 Fakta Menarik MXGP, Ajang Balap Motocross Paling Bergengsi

By: Delisti Putri Utami | 14/01/2023
5 Fakta Menarik MXGP, Ajang Balap Motocross Paling Bergengsi

VMX.ID – MXGP adalah ajang balap motocross paling bergengsi di dunia. Tidak berbeda dengan MotoGP, ajang yang sudah berlangsung sejak 1957 ini juga berada di bawah naungan FIM (Federation Internationale de Motocyclisme).

Awal Kemunculan

Ajang balap motocross paling elit ini sendiri memiliki sejarah yang sangat panjang. lo! Menariknya, pada 1860 motocross muncul dengan sepeda motor sederhana yang bermesinkan uap. Ilmuwan Inggris, Pierre Michaux, yang menciptakan inovasi tersebut.

Pada awal era 1900-an motocross mulai banyak digandrungi oleh pecinta otomotif dari berbagai kalangan. Sejak saat itu, olahraga ekstrem ini pun terus bertransformasi, baik dari segi nama, kapasitas mesin, kelas yang diperlombakan, dan sebagainya.

Kelas yang Diperlombakan

Awalnya, kejuaraan motocross dunia yang sebelumnya bernama British Off-Road ini hanya diikuti oleh pembalap yang menggunakan motor dengan kapasitas mesin 500cc saja. Baru pada 1962 motor 250cc juga diikutsertakan dalam kompetisi.

Kemudian, sejak 1975 kelas 125cc turut diperlombakan sampai 2002. Satu tahun setelah itu, ajang bergengsi ini mengubah nama kelas menjadi MotocrossGP, 125cc, dan 650cc. Untuk mencerminkan kehadiran teknologi mesin 4-Tak, pada 2004 penamaan kelas berganti menjadi MX1 untuk kelas utama, MX2, dan MX3

Selang satu dekade, tepatnya 2014, FIM memutuskan untuk kembali melakukan perubahan nama kelas. MX1 menjadi MXGP yang diikuti oleh para pembalap dengan motor 2-Tak 250cc dan 4-Tak 450cc. Sementara itu, kelas MX2 masih bertahan dengan nama yang sama dan diikuti oleh para pembalap dengan motor 2-Tak 125cc hingga 4-Tak 250cc. Dalam beberapa perhelatan, MXGP juga memperlombakan kategori Wanita (WMX), Junior, dan Veteran.

Regulasi yang Berlaku

Setiap serinya MXGP berlangsung sebanyak dua race dengan masing-masing berdurasi 30 menit plus dua lap. Biasanya satu hari sebelumnya, pembalap akan mengikuti sesi kualifikasi. Sesi kualifikasi ini sangat penting untuk menentukan posisi pembalap saat race digelar.

Hal yang membuat pelaksanaan MXGP berbeda dengan MotoGP adalah pada MXGP semua pembalap ditempatkan pada garis start yang sejajar. Pembalap dengan hasil terbaik pada momen kualifikasi mempunyai hak untuk bisa memilih di sisi mana ia akan memulai balapan.

Pembalap posisi kedua terbaik akan ada di sampingnya dan pembalap tercepat ketiga akan berada di samping pembalap yang menempati posisi kedua dan seterusnya. Dengan begitu, pembalap dengan catatan waktu terburuk akan berada di sisi start berbeda.

Setiap seri balap akan diikuti oleh 30 pembalap yang semuanya saling bersaing untuk mendapatkan poin. Pemenang akan mendapatkan 25 poin untuk sekali race. Dengan begitu, setiap seri pembalap bersaing untuk bisa mendapatkan maksimal 50 poin.

Pembalap yang mendapatkan poin tertinggi hingga akhir musim akan dinobatkan sebagai juara dunia. Uniknya, untuk menutup kejuaraan, pada umumnya akan digelar acara bertajuk Motocross of Nation. Pada momen tersebut tiga pembalap tercepat dari setiap negara akan berkompetisi agar bisa membanggakan negara mereka.

Indonesia Menjadi Tuan Rumah

Kejuaraan dunia yang diikuti oleh pabrikan motor dunia seperti KTM, Kawasaki, Husqvarna, Suzuki, Honda, dan Yamaha ini telah diselenggarakan di berbagai negara Eropa dan Asia. Salah satu negara yang pernah menjadi tuan rumah ajang paling bergengsi ini adalah Indonesia.

Indonesia pertama kali menjadi tuan rumah MXGP  pada 1995. Saat itu ajang tersebut dilangsungkan di Yogyakarta dan berlanjut pada 1996. Tidak berhenti di sana, pada 1997 MXGP dilangsungkan di Bandung sebelum akhirnya vakum.

Setelah lebih dari dua dekade vakum, sesuai dengan kontrak, pada 2017  Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah MXGP, tepatnya di Pangkal Pinang dengan total dua putaran dan untuk tahun-tahun berikutnya Indonesia akan menggelar 2 putaran seri MXGP.

Namun, karena pandemi covid-19, pada 2020 dan 2021 Indonesia absen menggelar MXGP dan baru kembali menggelar perhelatan akbar tersebut pada 2022 dengan lokasi di Sumbawa.

Beberapa nama pembalap Indonesia yang pernah bertarung di ajang balap motor paling bergengsi ini di antaranya adalah Delvintor Alfarizi, Diva Ismayana, Farhan Hendro, dan Ananda Rigi.