Tips & Trick

Wajib Jeli Menentukan Suspensi! Hindarkan Bagian Ini

By: VMX Media | 22/09/2022 | 421
Wajib Jeli Menentukan Suspensi! Hindarkan Bagian Ini

Pada sepeda motor terdiri dari bagian tampilan desain bodi, performa power dan handling dan suspensi. Saat ini teknologi motor terus mengalami kenaikan yang berujung pada performa. Soal kualitas teknologi bagian power pada motorterus dikembangkan oleh pabrikan motor maupun para teknisi spesial modifikasi mesin motor atau tuner. Ada satu sisi yang vital untuk memaksimalkan dan memuaskan dalam berkendara, ketika mesin motor sudah taraf lebih kencang. Bagian tersebuat adalah suspensi yang merupakan salah satu bagian yang termasuk dalam kelompok handling.

Tentu banyak pengendara belum puas dengan suspense atau shockbreker bawaan motor. Solusinya adalah upgrade suspensi belakang dengan dengan produk after market yang berkualitas tinggi.

Perhatikan relief huruf / kode cetakan relief huruf, merek atau kode pada bodi shockbreker. Untuk peredam bekas, kode atau merek pasti tak tertutup lapisan cat baru. Lalu, cermati pula stikernya. Peredam baru stikernya tidak buram, tidak pula kusut dan harus melekat sempurna.

Penting sekali untuk memilih merek dan jenis suspensi yang sesuai dengan karakter pengendara maupun motornya. Berikut adalah tips dalam menentukan pilihan shockbreker :

          Tipe dan Kode Produk

  1. Teliti Permukaan Cat

Perhatikan pula cat pelapis shockbreaker itu. Karena, cat atau krom asli sangat sulit mengelupas karena tebal. Apabila terkelupas pun yang terlihat adalah logam bukan lapisan cat lain.

  • Perhatikan lubang baut

Cek lubang baut di bagian bawah peredam. Bila barang bekas, cat pada lobang bautnya pasti terkelupas. Untuk mengesankan sebagai produk baru, biasanya bagian ini dihaluskan dan didempul sebelum dipoles cat baru. Untuk menghindari kemungkinan terburuk, korek saja bagian itu dengan kuku. Jika tampak bekas dempul sudah dipastikan produk ini adalah barang bekas.

      4.Perhatikan Batang Shock

Selanjutnya periksalah batang tengah shockbreaker. Pastikan tidak ada goresan, jika nampak sejumlah luka berarti sokbeker itu sudah sering naik-turun menahan beban atau dengan kata lain sudah pernah digunakan.

  • Perhatikan warna Batangnya

Cek warna batang shockbreaker. Jika tampak kebiruan, itu disebabkan panas akibat gesekan ‘naik-turun’ antara batang dan seal shockbreaker. Sehingga batang tak lagi tampak mengkilat.

CIUM DAN RASAKAN BAUNYA

Rasakan pula apakah tercium bau cat. Kini terdapat pula cat semprot berwarna silver serupa dengan krom. Karena itu mungkin saja peredam kejut bekas dicat ulang, supaya nampak seperti produk baru. Waspadai pula karena untuk menghilangkan aroma cat baru, produk itu disemprot dengan vernis yang relatif tak menyebarkan bau.

Perhatikan Ulirnya

Ulir di batang shockbreaker juga tak boleh luput dari pemeriksaan Anda. Ulir shockbreaker yang dipoles ulang biasanya memiliki ujung drat yang tak rapi, karena dibubut ulang.

CEK KERJA SHOCK

Tarik dan tekan batang shockbreaker. Pastikan jalannya batang tidak tersendat-sendat. Karena jika terjadi sendatan itu berarti ada udara di dalamnya. Dan, kalau itu terjadi, maka hanya ada dua kemungkinan, sokbeker bekas atau peredam rusak. Sementara, pada batang tengah tak boleh ada goresan atau gerus tipis. Jika Anda menemui tanda-tanda ini, berarti batang tersebut telah berkali-kali ‘naik-turun’ alias sudah pernah terpakai

BEDAKAN JENIS SHOCK, Double Atau Single Action

Pegang shockbreaker pada posisi tegak lurus. Setelah itu ditarik dan tekan beberapa kali secara perlahan. Kemudian, tekan secara tiba-tiba. Bila ada tahanan atau gerakannya lambat namun tak tersendat, berarti shockbreaker itu jenis double action. Bila tak ada tahanan atau bergerak terus, berarti single action.

BEDAKAN JENIS SHOCK, Gas atau Oli

Cara yang sama dengan yang di atas, bisa dilakukan untuk membedakan shockbreaker berisi oli atau gas. Peganglah shockbreaker tersebut sampai habis (panjang minimum), kemudian lepaskan. Jika shockbreaker memanjang lagi, berarti itu shockbreaker tipe gas. Tapi bila tidak, itu adalah berjenis oli.

HARGA

Yang terakhir, curigai masalah harganya. Jika bisa ditawar terlalu ‘anjlok’, maka bisa jadi itu adalah barang palsu. Biasanya shockbreaker palsu tersebut malah banyak tersedia di toko khusus shockbreaker. Sebab, mereka punya bengkel dan peralatan sendiri. Sehingga, jika konsumen kembali ke toko karena shockbreaker yang baru dibelinya bermasalah, mereka bisa langsung bisa mengatasinya. Agar tetap nyaman dan aman, shockbreaker yang sudah tak berfungsi harus segera diganti. Penggantian tak selalu didasarkan pada faktor masa pakai kendaraan saja. Tapi bisa saja terindikasi dari kondisi ban. Jika ban mengalami kebotakan yang tak merata, maka mungkin shockbreaker sudah tak berfungsi lagi.

Nampaknya makin tinggi jumlah pengguna motor di Indonesia juga dimanfaatkan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab, seperti banyak terdapatnya spare parts motor yang aspal (asli tapi palsu) atau daur ulang yang dijual di banyak toko-toko aftermarket. Salah satu spare parts aspal yang banyak dijual adalah shockbreaker. Namun calon pembeli shockbreaker tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara sederhana untuk membedakan ciri-ciri shockbreaker aspal dengan yang asli, yaitu :

1. Yang paling mudah adalah perhatikan batang besi shockbreaker yang berada di tengah, apakah terdapat goresan atau tidak. Ketika sedang bekerja, batang shockbreaker tersebut naik turun sehingga bila terdapat goresan halus berarti barang tersebut pernah digunakan alias barang bekas.

2. Karena dicat ulang biasanya sokbreker aspal memiliki bau cat yang cukup tajam, dan biasanya lapisan cat pada shockbreaker aspal sangat mudah terkelupas. Walaupun terkadang bisa diakali dengan vernis.

3. Cek lubang baut yang berada di bagian bawah shockbreaker, bila cat dan bagian sisi pada lubang baut tersebut cacat atau rusak berarti barang tersebut juga barang bekas. Namun biasanya para pedagang nakal menutup kerusakan tersebut menggunakan dempul.

4. shockbreaker aspal atau bekas biasanya harus dibubut ulang terkebih dahulu, sehingga pada shockbreaker aspal bentuk drat pada ulir akan terlihat tidak sempurna. Bagian itulah yang harus di perhatikan.

5. Lakukan tes cara kerja shockbreaker dengan cara pegang bagian atas dan bawah dalam posisi tegak lurus, kemudian tarik dan tekan kuat-kuat batang shockbreaker lalu pastikan jalannya batang tak tersendat. shockbreaker yang benar-benar baru biasanya tidak akan tersendat, terkecuali bila pada bagian dalam shockbreaker ada bagian yg rusak.

6. Untuk lebih aman baiknya membeli shockbreaker atau spare parts lainnya di toko dan bengkel resmi. Karena selain terjamin keaslian dan kualitasnya, Genuine Parts Original  juga aman, awet digunakan sehingga menghemat biaya perawatan, dan ramah lingkungan.

Iklan

Shockbreaker motor, antara depan dengan belakang, sekarang ini umumnya menganut model yang berbeda. Depan teleskopis besar dengan pegas menyatu dengan cairan di dalamnya, sedangkan yang belakang pegasnya terpisah, berada diluar-sebagai pembalik/rebound-sistem suspensi (piston, oli/gas, as shockbreaker). 

Kalo membaca beberapa literatur, shock belakang itu selain berfungsi sebagai sistem peredam getaran juga sebagai penahan beban. Selain itu cara kerja shock belakang tidak cuma menahan gaya atas-bawah, tapi juga gaya ke depan-belakang, bekerja sama dengan sistem lengan ayun.

Sementara shock depan diutamakan untuk meredam getaran saja, sedangakan fungsi menahan beban dikurangi, makanya shock depan lebih lembut daripada shock belakang. Juga untuk kenyamanan pengendaranya.

Kok ada juga juga shock depan yang menggunakan sistem lengan ayun dan juga leading link. Mungkin itu pertimbangannya lain, dan terbukti tidak terlalu banyak dipakai

Perhatikan seluruh permukaan peredam kejut, apakah terdapat sejumlah titik cacat yang bisa saja hasil pengelasan. Biasanya bekas titik pengelasan guna perbaikan bagian dalamnya kemudian dihaluskan dengan gerinda sebelum kembali dicat.