Review

Motor Trail Listrik Mulai Saling Melengkapi dari Berbagai Porsi

By: VMX Media | 08/11/2022
Motor Trail Listrik Mulai Saling Melengkapi dari Berbagai Porsi

NEWS.VMX.ID– Era motor listrik juga merambah dirtbike, beberapa merek terkemuka telah menyiapkan mulai dari kapasitas terkecil hingga tertinggi, Salah satunya adalah Honda CRF-E2 Greenger X . Dengan dua tingkat daya, memungkinkan pengendara baru mendapatkan kemudahan meraih kecepatan yang mudah. Keheningannya  membuatnya mudah untuk merebus lahan kosong secara teratur.

Pabrikan lain dengan kerjasamanya Stacyc, menyediakan KTM Stacycs, Harley-Davidson Stacyc (H-D memiliki Stacyc), GasGas dan Husqvarna Stacycs, dan bahkan Stacyc Stacyc, dan telah tersedia di showroomnya. Perbedaan terbesar sepertinya CRF-E2 Greenger benar-benar terlihat seperti mesin buatan Honda. Dan pada unit Stacyc terlihat tidak peduli warnanya. Kelompok merek KTM memiliki motor mini  listrik sendiri yang jelas berbeda dari model berlisensi.

Anak anak biasanya menyukai motor listrik karena keunggulan standar dari sedikit kebisingan, tidak panas dan pengoperasian yang sederhana. Cukup membutuhkan waktu 30 detik untuk mengeluarkan baterai dari unitnya.

Dibandingkan setara dengan motor trail 50cc, CRF-E2 Greenger X, lebih besar dari kebanyakan entry-level 50-an Honda. Posiis jok duduk lebih tinggi tetapi beratnya hampir sama dengan CRF50F yang legendaris. Tapi, ketinggian kursi yang dapat disesuaikan dari 24,8 hingga 25,5 inci.Sedangkan CRF50F hadir dengan ukuran 21,6 inci. CRF-E2 Greenger memiliki roda 12 inci versus 10 inci di CRF50F.

Pada sisi kontrol stang Honda CRF-E2 Greenger X, factor ergonomis memungkinkan bisa diregangkan untuk pengendara kecil. Secara ergonomis, ini sedikit kebesaran dibandingkan dengan entry-level 50-an bertenaga bahan bakar. Juga. Genggaman, kontrol rem depan dan belakang pada kedua tangan. Sebaiknya di seting ulang soal jangkauan jari kecil meraih tuas rem,dengan menggeser kontrol rem.

 Pada shock belakang memiliki preload yang dapat disesuaikan pada pegas, juga memiliki sirkuit rebound yang dapat disesuaikan. Dan guncangannya bisa disesuaikan baik dengan penahan clicker yang solid dan berkualitas tinggi,sedangkan garpu depan belum terlihat unsur penyetelannya.

CRF-E2 Greenger X ditenagai oleh motor BLDC 48V dengan output 1 kw, daya maksimum 2,5 kw dan torsi 5,5 Nm. Ini memiliki sistem manajemen daya dua tahap yang memungkinkan motor dapat digunakan oleh pemula di tahap 1 dan  pengendara anak-anak yang telah familiar di tahap 2. Tangki bahan bakar berisi baterai lithium-ion 20 Ah yang mudah ditukar dengan baterai yang praktis. indikator pengisian daya.

Greenger mengklaim CRF-E2 akan bertahan selama dua jam dalam kondisi ideal dengan muatan penuh. Dan meng klaim telah mengujinya dengan trek dengan variasi belokan.Di bawah beban yang jauh lebih signifikan dari biasanya dan sekitar 100 pon di atas batas berat yang tertera pada label,selama sekitar 30-45 menit pada pemakaian kecepatan ekstra.

Untuk pengisian daya baterai dengan pengisi daya dinding 110V mmebutuhkan waktu waktu sekitar empat jam untuk mencapai kapasitas penuh 100 persen.

Dalam waktu saya dengan Greenger CRF-E2, saya tidak memperkirakan banyak waktu pemeliharaan. Saya menyesuaikan palang, tuas, dan suspensi beberapa kali agar pas dengan anak saya, dan meskipun saya tidak terlalu terkesan dengan kualitas pengencang dan toleransi pada hal-hal seperti dudukan batang dan klem batang penampung rem, saya rasa tidak ada dari hal-hal itu akan pecah atau aus. Saya dijual pada aspek itu.

Ketinggian kursi Greenger X Honda CRF-E2 48”, dan dengan inseam 20”, pengendara cilik berusia tujuh tahun, bisa diposisi ergonomic dengan setelan paling terendah. Meski disetel posisi paling rendah, namun Greenger X Honda CRF-E2 memiliki preload pegas kejut meredam pantulan hingga ke setang. Para riders usia muda ini, menikmati bermain motor garuk tanah dan lumpur lintasan.