Modifikasi Yamaha WR155R Jadi Berasa Fantic Caballero, Rangka Lama Tak Diubah, Tapi Bodi Full Baru

By: VMX Media | 15/03/2024
Modifikasi Yamaha WR155R Jadi Berasa Fantic Caballero, Rangka Lama Tak Diubah, Tapi Bodi Full Baru
Foto: katrosgarage via Instagram

BANDUNG, VMXMedia.ID – Seorang pecandu garuk tanah ingin mengubah penampilan motor trail kesayangannya, Yamaha WR155R, jadi neo klasik khas motor Eropa. Oleh bengkel modifikasi Katros Garage, motor trabasan dual-purpose itupun bertransformasi total jadi seperti Fantic Caballero. 

Seperti dilaporkan GridOto.com, pekerjaan memodif motor ini menghabiskan waktu sekitar enam bulan. Sang pemilik motor, Kahfi Irawan menyebut, konsep modif motornya memang mengikuti Fantic Caballero, sebuah motor dual-purpose baru buatan Eropa dengan desain retro. 

Keinginan ini berhasil diterjemahkan oleh Katros dengan membuatkan satu set bodi baru, dari material pelat galvanis 1,2 mm. Menariknya, Katros membuatkan bodi baru tanpa sama sekali mengubah rangka standar WR155R.

“Sasis sengaja tidak dipotong, biar masih bisa dibalikkan ke standar. Karena masih pakai rangka standar, ada sedikit perbedaan pada bagian jok di WR 155R custom ini dibandingkan dengan Fantic Caballero,” kata Kahfi.

Joknya jadi ikutan naik, karena sasis tidak dipotong, sedangkan jok Caballero modelnya lempeng atau rata. Joknya juga jadi hanya mampu memuat satu orang. Setang diganti Yamaha WR155 R pakai part custom kit Katros Garage dengan cross bar.

Selanjutnya bodi set baru ini dilabur kelir biru muda. Lengkap dengan grafik blok hitam ala Yamaha Racing, berikut logo pelumas tempat Kahfi bekerja.

Beralih ke kaki-kaki, sokbreker depan pakai bawaan standar WR 155R. Sokbreker teleskopik ini dipendekkan sekitar 3 cm untuk mengejar tampilan proporsional. Spakbor depan baru model low mount bukan tinggi seperti bawaan WR 155R. Selanjutnya sokbreker belakang diganti pakai Scarlet yang mengawal lengan ayun baru dari merek serupa.

Swingarm Scarlet ini dipasang agar dapat mengakomodasi ban yang lebih besar dari standar. Untuk itu, kedua velg juga diganti, pakai Scarlet yang dibalut oleh karet bundar dual-purpose Shinko E-705 berukuran 120/80-18 dan 150/70-17 di depan dan belakang.

Soal dapur pacu, mesin 155 cc 1 silinder berpendingin cairan  dengan VVA yang paling powerful di kelasnya, dibiarkan standar. Katros Garage hanya memasang knalpot full system GP7 Seca, agar lebih plong dan suara lebih gahar dari standar, tapi juga dipasang db killer supaya suaranya tidak terlampau memekakkan telinga.

Karena terbilang proyek santai, pengerjaannya pun memakan waktu yang cukup lama, mencapai 6 bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Tertarik memodifikasi motormu, braaapers? (day)