Profile

Penantian Panjang Gumelar Nyomot Racing Team Meraih Kejurnas

By: Angga Kuntara | 19/12/2022
Penantian Panjang Gumelar Nyomot Racing Team Meraih Kejurnas
Gumelar Nyomot Racing Team (image source: instagram.com/gumelar_nyomot_racing_team939)

NEWS.VMX.ID – Salah satu target utama yang ingin dicapai oleh seluruh tim balap di berbagai daerah Indonesia adalah meraih gelar juara di kejuaraan nasional. Tentu hal ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu waktu beberapa tahun untuk bisa meraih gelar juara di kejuaraan nasional. Kunci untuk bisa sampai di tahap tersebut adalah kerja keras dan berlatih tanpa henti.

Keinginan untuk dapat meraih juara nasional juga didambakan oleh Gumelar Nyomot Racing Team. Setelah kurang lebih empat tahun didirikan dan meraih berbagai kejuaraan daerah, Gumelar Nyomot akhirnya berhasil meraih kejuaraan nasional lewat event Powertrack pada 2021 lalu.

“Mungkin yang membedakan kita dengan tim balap lain adalah kita ini masih termasuk tim baru, tapi langsung menggemparkan dengan juara nasional,” ujar Ghobien, Racing Manager dari Gumelar Nyomot Racing Team saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Rabu (14/12) kemarin.

Gumelar Nyomot Racing Team merupakan tim balap spesialis grasstrack asal Subang, Jawa Barat yang didirikan pada 2017 oleh Agum Gumelar. Selain nama dari sebuah tim, Gumelar Nyomot juga merupakan sebutan untuk sirkuit yang berlokasi di Subang yang juga dimiliki oleh Agum. 

Yang menarik, Gumelar Nyomot Racing Team didukung oleh Honda. Honda sendiri memiliki divisi balap, salah satunya adalah divisi grasstrack. Diakui Ghobien, dukungan penuh dari divisi grasstrack Honda ini membuat Gumelar Nyomot lebih fokus di grasstrack.

Dukungan dari Honda ini secara otomatis membuat para pembalap yang bernaung di bawah bendera Gumelar Nyomot Racing Team menggunakan motor Honda saat balap. Untuk kelas Bebek Modif Junior, Gumelar Nyomot menggunakan Honda Blade 130cc, sedangkan untuk kelas Sport Trail dan FFA, Gumelar Nyomot mempergunakan Honda CRF150.

Pembalap demi pembalap datang silih berganti. Beberapa pembalap yang pernah bergabung dengan Gumelar Nyomot Racing Team antara lain adalah Yuda Madonna #127, Rizky Ramadhan #147, Aris Garanyam #5, dan Roby Rizky Pahlevi #19.

Hingga akhirnya, saat ini Gumelar Nyomot Racing Team hanya fokus pada dua pembalap saja, yaitu M. Zulmi #17 dan Jepri Bule #02. M. Zulmi telah bergabung sejak 2019 dan sudah berhasil meraih berbagai prestasi di kancah balap grasstrack.

M. Zulmi#17 (image source: instagram.com/zulmi17)

Salah satu prestasi signifikan yang diraih M. Zulmi bersama Gumelar Nyomot Racing Team adalah Juara Nasional Powertrack 2021 untuk kategori Sport Trail 4Tak. 

Kesuksesan Gumelar Nyomot meraih kejuaraan nasional semakin berkembang manakala Jepri Bule bergabung pada 2022. Dari sini, Gumelar Nyomot mulai memiliki banyak catatan mengesankan. 

Jepri Bule#02 (image source: instagram.com/jepri_bulee)

Pergelaran Indiel Series 2022 Putaran 1 pun menjadi saksinya. Pembalap bernomor start #02 ini meraih tiga buah kejuaraan nasional, antara lain Juara 1 Bebek Modif Senior Open, Juara 1 Trail STD 4T 155cc Senior, dan Juara 1 Bebek Modif 4T 125cc. 

Lalu bagaimanakah cara Gumelar Nyomot menerapkan kiat para anggotanya untuk meraih serta mempertahankan kejuaraan nasional? 

“Kami membawa Jepri Bule untuk bersekolah di Akademi INMOSS yang dibiayai oleh Gumelar sendiri. Karena di INMOSS treatment-nya udah lengkap mulai dari latihan fisik hingga latihan naik motor. Bagi kami, rider harus banyak naik motor supaya tidak hilang feeling,” ujar Ghobien.

Menurut Ghobien, saat ini Gumelar Nyomot Racing Team memiliki banyak target untuk diraih ke depannya. Hanya saja penyelenggaraan event balap di sepanjang tahun 2022 yang masih kurang jelas membuat Gumelar Nyomot agak sedikit terhambat dalam mengejar target.

“Target kami tentunya ingin mempertahankan gelar juara nasional di berbagai event, terutama untuk kelas bebek modif. Cuma tahun ini ‘kan penyelenggaraan balap masih belum jelas. Jadi, kita belum bisa kejar target,” ujar Ghobien.

Saat disinggung mengenai apa yang menyebabkan penyelenggaraan balap di sepanjang 2022 ini masih kurang jelas, Ghobien mengutarakan bahwa salah satu faktornya adalah pandemi covid-19. Meskipun di tahun 2022 ini penurunan kasus covid-19 sudah lebih baik, ada beberapa event balap yang masih ragu-ragu untuk diselenggarakan kembali.

“Harapan kami semoga ke depannya pengemasan event, sirkuit, dan elemen lainnya bisa berjalan lebih baik lagi,” ujar Ghobien sembari menutup percakapan.