Profile

Muhammad Rubin Caesar#86 – Konsisten Mengolah Ritme dan Strategi Balapan

By: VMX Media | 28/09/2022
Muhammad Rubin Caesar#86 – Konsisten Mengolah Ritme dan Strategi Balapan

NEWS.VMX.ID – Prestasi Muhammad Rubin Caesar#86 adalah buah dari tingkat fokus sosok legenda grasstrack Indonesia ,Akbar Taufan dalam mendidik anak kandungnya di balapan Off road roda dua. Muhammad Rubin Caesar memulai debutnya di kompetisi sejak usia 7 tahun, namun karena trauma crash membuatnya vakum. Kemudian Februari 2016, putra pertama dari pasangan Akbar Taufan dan Vega Susantya, memulai sebuah konsistensi di ajang balap Nasional.

Muhammad Rubin Caesar#86 Pertama kali berlpba di kompetisi 23-24 Januari 2016, saat berusia 10 tahun. Event perdananya di kejuaraan Grasstrack Kledung Temanggung. Kiprah pertamanya berlomba di kelas MX 65 Novice dengan motor besutannya KX65. Lalu, Di gelaran Kejurnas Grasstrack seri 6 di Wonosari (28/8-2016) Muhammad Rubin Caesar berlomba di kelas Minimoto.

Selanjutnya, Akbar Taufan#86 selalu menyertakan Muhammad Rubin Caesar#86 berlomba dikejuaraan yang di ikuti oleh Senior dan Junior#86. Februari tahun 2016 ini mulai rajin diturunkan di berbagai gelaran Grasstrack dan juga Motocross. Sekitar Mei 2016, Muhammad Rubin Caesar#86 mendapatkan tambahan porsi berkompetisinya menggunakan Minimoto dan MX 65cc Novice.

Pebalap kelahiran 25 Januari 2006, di usia 10 tahun di sela aktifitas sekolah di SDN 1 Salatiga, setiap week end agenda balap selalu berada di sirkuit Bersama kedua orang tuanya. Planning Akbar Taufan#86 konsisten mengarahkan buah hatinya berkarir totalitas di grasstrack sebagai penerusnya kelak.Seorang atlit balap ditentukan oleh ketekunan, ketertiban, komitmen dalam berlatih mempersiapkan fisik, mental dan skill. Faktor lain adalah dukungan dari sekitar lingkungan pebalap beraktifitas dan perlengkapan yang digunakan.

Sang Ayah selalu membisikan ke hari Muhammad rubin Caesar#86 agar selalu konsisten dalam balapan di seluruh event. “ tingkat konsisten itu paling penting dan berat diterapkan karena menyangkut banyak faktor, terutama mental, makanya saya hanya mengingatkan dan mengajarkan konsisten untuk Rubin harus berada di posisi utama dalam setiap perlombaan,” Jelas Akbar Taufan.

Akbar Taufan, menyiapkan Muhammad Rubin Caesar#86 untuk menjadi penantang serius para pesaingnya. Karirnya kini yang berlomba dikelas Pemula dan Junior,banyak menorehkan prestasi podium tertinggi diberbagai kejuaraan Grasstrack.

Prestasinya berkilau, setelah  sang mentor dan ayahnya menyatakan pensiun balap Grasstrack putaran terakhir PowerTrack 2021. Fokusnya mengolah lebih intensif   Muhammad Rubin Caesar#86 yang memang telah dipersiapkanmempunyai ambisi mempertahankan keunggulan yang dia peroleh dalan setiap kompetisi balap.

Konsisten baginya adalah menghindarkan kehilangan keunggulan poin baginya, Powerfull dan jeli menutup kekurangan pada motor besutannya, dari beragam kondisi track.Dan kakak dari Ilsa ini berpedoman Juara hanya ada pemenang pertama, selebihnya adalah pelengkap podium. Darah racing dan sisi konsistensinya sang Ayah,terekam oleh Rubin dan dibuktikan dengan prestasi

Kini siswa kelas 2 SMA LAB Kristen Satya Wacana Salatiga ini mendulang prestasi membahagiakan unsur dan team dan kedua orang tuanya. Pesaingnya dikelas Bebek Modifikasi 4L 125cc Junior, Sport Trail 2L-4L 155cc-250cc, Bebek Standar Pemula Trail Standard Pabrikan harus berhadapan dengan eksekusi konsistensi dari Muhammad Rubin Caesar#86.

Hal terbaiknya adalah lebih mendekat dalam kecepatan maksimal dalam setiap Moto. Baginya harus mendapatkan celah yang terbaik dalam mempertahankan posisi dan memberi tekanan tanpa melakukan kesalahan. Akbar Taufan#86 sangat tepat dengan kepututusan pensiun dari ajnag balap Grasstrack Nasional ketika membaca keyakinannya Putranya, Muhammad Rubin Caesar#86 telah mampu mendulang prestasi.