Profile

Memahami Arti Perjuangan ala Icha ZR, Pembalap Grasstrack Perempuan Asal Ciamis

By: Delisti Putri Utami | 18/01/2023 | 681
Memahami Arti Perjuangan ala Icha ZR, Pembalap Grasstrack Perempuan Asal Ciamis

VMX.ID – Menunggangi motor sambil mengadu kecepatan di lintasan balap mempunyai daya tarik tersendiri. Bukan hanya laki-laki, kini sudah banyak perempuan yang juga menjadi srikandi di dunia balap grasstrack. Salah satunya adalah Icha ZR, pembalap grasstrack perempuan asal Ciamis, Jawa Barat.

Terhitung sejak 2015 hingga saat ini, pembalap yang mempunyai nama asli Diska Dakhiliyah ini sudah terjun di dunia balap grasstrack selama 7 tahun lebih. Ia debut pertama kali dengan mengikuti kelas FFA Wanita di event Norifumi JMR Segitiga Baja yang saat itu diselenggarakan di sirkuit Cikande. 

Setelah sebelumnya berhasil berada di posisi ketiga, di debut perdananya ini Icha ZR harus berlapang dada karena mesin motor sempat mati sehingga ia hanya berhasil finis di urutan ketujuh. Meskipun demikian, ia tidak lantas merasa kecil hati.

Bagi pembalap yang akrab disapa Icot ini, balap sudah seperti separuh dari hidupnya. Ia merasa jika mengadu kecepatan di arena balap adalah jati dirinya yang sesungguhnya. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari kenyataan dirinya yang memang sangat menyukai sesuatu yang menguji adrenalin dan penuh dengan rintangan. 

Sosok Icha ZR sesaat sebelum balapan dimulai

Icha ZR paham betul risiko besar yang menghantuinya jika terjun ke dunia balap. Dengan tekadnya yang kuat agar bisa menggeluti sesuatu yang disenanginya ini, ia pun sudah siap menanggung risiko bahaya yang mungkin menimpanya.

Dari balap,  Icha ZR menjadi lebih paham arti dari sebuah perjuangan. Perjalanan balap perempuan kelahiran 23 Januari 1997 ini memang tidaklah mudah. Di awal, ia sangat kesulitan mendapatkan restu orang tua. Namun, setelah berusaha dengan sebaik-baiknya, ia pun mendapatkan restu dengan syarat harus mengikuti sekolah balap terlebih dahulu.

Saat itu selama lima bulan Icha ZR menempa kemampuan balapnya di sekolah balap milik Ade Chandra yang berlokasi di Tasikmalaya. Di sana ia belajar banyak hal tentang teknik dan hal yang perlu diperhatikan saat balapan.

Sebagai bentuk dukungan dan doa, ada fakta menarik dan filosofi mendalam di balik nama panggung dan nomor start Icha ZR di dunia balap. Ibu kandungnya secara khusus memilih ZR yang merupakan kependekan dari Zafirah. Zafirah sendiri mempunyai arti kejayaan.

Sementara itu, nomor startnya, yakni 28, dipilihkan oleh ibu kandung Ade Chandra. Ia menuturkan bahwa angka 8 mempunyai arti sesuatu yang tidak berujung. Tidak berujung dalam arti semangat, dedikasi untuk terus berjuang, dan kemampuan menorehkan prestasi.

Selama berkarier di dunia balap, Icha ZR mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Saudaranya bahkan secara khusus menjadi coach dan mekanik motor yang ditungganginya hingga sekarang.

Saat ini untuk menambah kemampuan balapnya, pembalap yang sedang bernaung di tim YRM-Dordar Racing ini selain rutin latihan motor dan melakukan latihan fisik dengan renang, gym, dan lari, juga belajar dari siapa pun.

Selain sering memperhatikan seniornya saat balapan, Icha ZR juga selalu mendapatkan wejangan dan tips serta trik dari mereka untuk diterapkannya. Dengan belajar dari siapa pun, ia bisa menjadi pembalap dengan kemampuan yang semakin berkembang baik.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh Icha ZR selama berkecimpung di dunia balap adalah kemampuan penyesuaian diri dengan banyak hal. Salah satunya adalah motor. Sempat di momen pertamanya balapan dengan menggunakan motor 2-tak, ia salah menekan kopling sehingga motor dan dirinya harus terjungkal. 

Momen ini rupanya menjadi salah satu momen yang paling berkesan bagi Icha ZR. Meskipun sempat ada insiden terjungkal di garis start dan tertinggal jauh dari pembalap lain, ia tetap bisa berhasil finis di urutan kedua.

VMX menjadi sponsor yang selalu mendukung karier balap Icha ZR

Selain sudah seperti separuh jiwanya, bagi Icha ZR, balap sudah mengajarkan banyak hal. Ia belajar banyak mengenai kesabaran, keikhlasan, perjuangan, dan cara menyikapi berbagai hal. Semua pelajaran yang ia dapatkan ini selain ia pakai di dunia balap, juga ia terapkan saat menjalani kehidupan di luar dunia balap.

Masih terekam dengan baik di benaknya, saat masih kecil Icha ZR sempat berkunjung ke rumah saudaranya yang merupakan seorang pembalap grasstrack. Saat itu Icha ZR belum mengenal dunia balap dan sang ibu berceloteh bahwa nanti Icha ZR akan mendapatkan piala balap seperti yang dimiliki oleh saudaranya itu.

Sebagaimana ungkapan adalah doa, ucapan sang ibu menjadi kenyataan. Selama bertarung di kelas FFA Wanita, Matic Wanita, dan Bebek Standar Wanita Icha ZR telah mengukir banyak prestasi, bahkan tidak jarang ia menyabet gelar juara umum.

Beberapa prestasi yang dimiliki Icha ZR di dunia balap adalah Juara Umum Wanita di ajang Kejuaraan Motocross dan Grasstrack Okta Property pada 2022, Juara 1 kelas Matic Women di ajang Kejuaraan Motocross dan Grasstrack Okta Property pada 2022, Juara 1 kelas FFA Wanita di ajang Open Grasstrack Asian pada 2016, Juara 1 kelas FFA Wanita di ajang Bebek Matic Trail Grasstrack pada 2017, dan masih banyak lagi.

Bagi Icha ZR, agar bisa memenangkan kejuaraan, kuncinya adalah rajin latihan motor, fisik, dan yang tidak kalah penting adalah mampu mengontrol ambisi dan emosi saat sedang berada di lintasan. Apabila ambisi dan emosi tidak terkontrol, fokus dan konsentrasi balap pun akan terganggu.

Icha ZR mengharapkan di tahun 2023 ini perjalanan balapnya bisa lebih berwarna, lancar, dan mampu menjadi yang terbaik. Ia juga menargetkan untuk bisa berpartisipasi di enduro dan kejurnas grasstrack.