Profile

Farudila Adam Taufan #127 Skill Fantastis Berikut Target Konsisten Meraih Podium Juara

By: VMX Media | 21/09/2022
Farudila Adam Taufan #127 Skill Fantastis Berikut Target Konsisten Meraih Podium Juara

NEWS.VMX.ID– Pebalap Jawa Timur yang mengawal karirnya berkompetisi di kelas MX 85 di tahun 2005 Fantastis, Apa yang dilakukan Farudila Adam Taufan, Rider asal Kota Apel, Malang. Farudila Adam sendiri memulai karir balap saat menginjak  usia 9 tahun kelas 4 Sekolah Dasar.

Mengawali perjalanan di dunia balap professional sebagai pembalap cilik. Mulai balap minimoto dan MX85cc tahun 2005. Sedangkan berdirinya team tahun 2008-an. Setelah itu fokus di Motocross sampai MX2 Junior di tahun 2010, saat lulus SMP menuju ke SMA. Rasa penasaran ke balap Grasstrack akhirnya dijalani mencoba peruntungan di GTX, namun masih focus untuk Point Motocross. Juara Nasional special engine 85cc 2010-2011, juara nasional MX2 Junior 2012-2013.

Nama team satu dalam tiga dunia jenis balap motor pasti bakal paham siapa joki yang mengusung nomer start 127. Ya, dialah Farudila Adam bersama team MCS127 tak lain team keluarganya di ajang balap Motocross, Grasstrack dan Supermoto. Dari Ngantang, Batu, Malang mereka membawa misi untuk selalu tembus juara.

Pebalap yang mengolah team sendiri dalam keseharian selalu intensif melakukan latihan fisik, latihan skill bersama motor besutannya dan menyeting motor kompetisi miliknya. Farudila Adam#127, terkenal dengan prestasinya yang selalu naik podium hingga double winner dalam setiap kejuaraan ini nyaman dengan motor besutannnya. Adalah Kawasaki Ninja yang di modif motor Grasstrack kompetisi terkini yang mengikuti kelas Sport Trail Campuran dan FFA,di modifikasi dengan total rupiah 150 juta.

Bungsu 3 bersaudara ini  sang ayah Muchamad Choirul Shaleh, sang Bapak, yang juga mantan pebalap adalah yang pertama mengenalkan. “Kemarin sih pengen fokus di MX atau GTX aja, tapi setelah tampil baik dan mendapatkan hasil yang maksimal di TGA jadi berpikir ulang lagi nih,” kekeh pemuda yang berulang tahun pada 8 September itu.

Selain menggeluti balapan Motocross dan Grasstrack, ternyata Farudila#127 kompeten juga dalam mendulang podium di Supermoto. Cerita dirinya terjun ke balapan Supermoto berawal dari racun tawaran main road race. Saat itu, di tahun 2013 ditawari balap road race dengan fasilitas motor latihan dan pembekalan Teknik balap pasar senggol ini, berjalan hingga satu tahun. Balapan aspalnya hanya berada dalam kejuaraan kejurda saja. Respon sang ayah, melarang melanjutkan balap road race dengan alasan team yang merekrutnya kurang serius.

Bawaan kepincut dengan suasana balapan aspal yang baginya untuk penyegaran dari balap tanah, dilapiaskan di balap Supermoto. Dengan basic sama dengan motor motocross, sang ayah merestuinya berkarir juga di balap Supermoto. Memulai geliat balap Supermoto di event Trial game 2017

kelas di event balap aspal jenis Supermoto di Trial Game Asphalt 2019. Farudila memulai karir balap Supermoto di trial Game 2017, berawal dari tawaran dan sensasi balap aspal yang menjadi tantangannya.

Karir Supermoto tahun 2017 dan masih aktif di balap motocross dan grasstrack, Adam melirik balap lain yang spesifikasinya masih beraroma motor trail, Pertama ikut kejurnas ada kesempatan menjadi juara nasional. Namun ambisinya tertahan dengan pertimbangan menderita sakit Typhus.

Mengolah team sendiri karena banyak dukungan dan kepercayaan sponsor akan profesionalisme team MCS127 yang di bangun bersama ayahnya. Eksistensinya  sampai saat ini sebagai team dan pembalap di ajang yang bergengsi.

Pada gelaran Trial Game Asphalt (TGA) 2017 putaran ke-3 yang dihelat di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Malang, (15-16/12). Tampil perdana di kejuaraan balap motor trail aspal paling megah se- Indonesia, Adam, sapaan intim Farudila, meluluh lantakkan semua prediksi pebalap unggulan di Supermoto.

Kehadiran Farudila Adam Taufan#127 di balapn Supermoto membuat putus mendominasi beberapa pebalap unggulan dengan nama besarnya, seperti : Doni Tata Pradita, jawara Asia ARRC 2017, Gerry Salim, Ivan Harry Nugroho, M Erfin hingga sang freestyler Asia, Wawan Tembong.

Saat itu di Trial game 2017, tampil di kandang sendiri membuktikan kemampuan berkelasnya.Dari 4 kelas yang diikuti, FFA 250, FFA 450, Trail 175 open serta Trail 250 Open, Farudila Adam#127 menguasai podium teratas dikelas FFA 450 & Trail 175 Open, dan runner updikelas  Trail 250 & FFA 250.

Kepiawaiannya meraih gelar juara di buktikan saat Kejurnas Supermoto 2018 dengan meraih Juara Nasional Supermoto. Di susul juara umum Trial Game Asphalt 2018 kelas 175cc Open. Dan  diperlengkap sebagai pemilik gelar juara Asia Supermoto. Farudila Adam adalah salah satu croser nasional yang berasal dari Jawa Timur, sebagai seorang croser yang sudah berulang kali naik podium dan langganan juara. Saat ini karir balap Grasstracknya cemerlang dengan perolehan pundi – pundi podium Juara.