Profile

HSI Ingin Majukan Enduro di Kancah Nasional dan Internasional

By: Angga Kuntara | 05/12/2022
HSI Ingin Majukan Enduro di Kancah Nasional dan Internasional
HSI Enduro Team (foto dok. Lian/HSI)

NEWS.VMX.ID – Industri balap di Indonesia pada dasarnya memiliki potensi sangat besar dari para pebalap muda, bahkan usia dini. Potensi tersebut tidak hanya dapat tersalurkan di kancah nasional saja, tetapi juga kancah internasional. 

Potensi para pebalap muda Indonesia di kancah internasional tentu akan menyiratkan kebanggaan tersendiri bagi rakyat Indonesia. Bagaimana para pebalap muda ini bisa mengharumkan nama Indonesia dengan membawa titel sebagai pebalap.

Hal inilah yang menginspirasi tim enduro asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan bernama HSI Enduro Indonesia. HSI memiliki niat untuk memajukan industri balap enduro. Tidak hanya di kancah nasional, tetapi juga internasional. 

“Tujuan kami sejak awal adalah bisa melaju ke kancah nasional, syukur-syukur dapat peluang untuk bisa melaju ke kancah internasional,” ujar Lian, racing manager HSI saat ditemui di kantor VMX.ID, Jumat [02/12] lalu.

Adi Ceto (tengah) pebalap enduro HSI saat menjuarai event Uncle Hard Enduro Kalimantan Selatan (foto dok. Lian/HSI)

HSI Enduro Indonesia merupakan sebuah racing team enduro dan adventure yang didirikan oleh H. Herpy, crosser legendaris asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan bersama sang istri, Hj. Fitriyani. Berawal dari para pendirinya yang telah menekuni adventure, HSI didirikan untuk memfokuskan para anggotanya di kancah enduro.  

“HSI ini isinya adalah orang-orang lama di dunia balap adventure. Tujuan kami sejak awal adalah untuk fokus pada balap. Pada awalnya kami mencoba balap enduro kecil-kecilan, lalu kami mencoba grasstrack. Setelah kami berunding kembali, baru kami memutuskan untuk fokus terhadap enduro,”  ujar Lian.

Lian mengaku bahwa masing-masing anggota sebelumnya telah memiliki tim balap di kancah adventure. Namun sejak HSI terdaftar di Ikatan Motor Indonesia (IMI) pada 2021, Lian dan anggota lainnya sepakat untuk memfokuskan HSI untuk berlaga di kancah enduro.

Saat ini, HSI telah memiliki 6 (enam) orang anggota yang masing-masing terdiri di kelas built-up, lokal open, dan 40+. Untuk kelas built-up ada Adi Ceto#26, kelas lokal open ada Wildan Jabul#695, kelas 40+ ada Madi#179 dan Edisyah, dan satu pendatang baru di kelas built-up bernama Jujun#71.

Terkait dengan Adi Ceto, peran Adi di HSI ini adalah sebagai pebalap enduro. Sementara untuk grasstrack, Adi tetap di Montana MX 34. Adapun Adi Ceto bergabung di HSI sejak 2021.

Untuk kelas built-up, HSI memiliki tiga unit motor KTM dan satu unit motor Gas Gas dengan jumlah CC mulai dari 200 hingga 350cc. Sementara untuk kelas open, jumlah CC yang digunakan mulai dari 140 hingga 230cc. 

Hingga saat ini, HSI telah mengharumkan nama Kalimantan Selatan dengan berbagai prestasi. Untuk Adi Ceto, di antaranya adalah Juara 1 Built-up Open event Uncle Hard Enduro Kalimantan Selatan, Juara 3 event Megathrust Jawa Barat, Juara 2 event Barakuda Kalimantan Selatan, Juara 3 Built-up Open event Indonesia Hard Enduro Seri 2 2022, Juara nasional 3 event Black Parade di Gowa, Sulawesi Selatan, dan berbagai kejuaraan pada event balap lokal di Kalimantan Selatan.

Adi Ceto (kanan) saat meraih podium 3 untuk kelas built-up open Indonesia Hard Enduro Seri 2 (foto dok. Lian/HSI)

Sementara untuk Madi, prestasi yang telah HSI raih antara lain Juara 3 event Megathrust Jawa Barat, dan berbagai kejuaraan pada event lokal di Kalimantan Selatan untuk kelas 40+ dan veteran.

Lian menambahkan bahwa prestasi yang telah HSI raih tersebut tidak luput dari peran serta bantuan owner, mekanik, kru, dan semua pihak yang mendukung.

“Setiap event yang kami ikuti itu punya jalur dan medan yang memiliki tantangan yang berbeda-beda. Namun pada saat kami mengikuti Indonesia Hard Enduro dan Uncle Hard Enduro, jalurnya itu bikin kami jantungan dan pikiran terkuras habis-habisan,” ujar Lian.

Tentunya, kehadiran HSI memberikan dampak lebih bagi kemajuan pariwisata di Kalimantan Selatan. Setiap kali ada event balap di Kalimantan Selatan, HSI selalu mengajak para pebalap dari daerah lain mengkonsumsi kuliner khas Kalimantan Selatan dan berkunjung ke berbagai tempat wisata seperti Pasar Terapung dan Martapura. 

Dengan berbagai prestasi dan pengalaman yang sudah diraih, HSI memiliki target untuk dapat selalu berlaga di kancah nasional. Tidak hanya nasional, namun juga dapat berlaga di kancah internasional.

“Saya sangat berharap adik-adik saya ini nantinya bisa go international. Namun target kami adalah kami ingin go national terlebih dahulu. Go national dalam artian mental dan fisiknya bagus. Mudah-mudahan juga di Kalimantan Selatan peminat trail adventure makin banyak, dan para pebalap lokal di Kalimantan Selatan bisa maju semuanya,” ujar Lian menutup percakapan.