COZAR, VMXMedia.ID – Circuito Moto Ranch kembali diuji oleh kondisi cuaca ekstrem pada Minggu (16/3), menjadikan MXGP Castilla La Mancha, putaran kedua Kejuaraan Dunia Motocross FIM 2025, sangat menantang. Sinar matahari dan hujan bergantian menciptakan lintasan yang sulit, menguji ketangguhan dan teknik para pembalap.
Legenda Slovenia, Tim Gajser dari Honda HRC, tampil sempurna dengan meraih kemenangan Grand Prix ke-15 dalam kariernya, menyamai rekor Joel Robert di posisi kelima daftar kemenangan GP terbanyak sepanjang masa. Gajser menunjukkan performa luar biasa dengan kemenangan dominan di kedua balapan, mengukuhkan dirinya sebagai pemimpin klasemen dengan selisih 20 poin dari Romain Febvre (Kawasaki Racing Team MXGP).
Balapan pertama diwarnai insiden di tikungan pertama yang melibatkan rookie Red Bull KTM Factory Racing, Lucas Coenen, serta pemegang pelat merah, Maxime Renaux (Monster Energy Yamaha Factory MXGP). Kevin Horgmo (Team Honda Motoblouz SR Motul) memanfaatkan situasi ini untuk merebut holeshot, tetapi Ruben Fernandez (Honda HRC) dengan cepat mengambil alih pimpinan sebelum akhirnya disalip oleh Glenn Coldenhoff (Fantic Factory Racing). Namun, Gajser yang start dari posisi lebih belakang segera menyusul dan menyalip Coldenhoff di jalur bergelombang sebelum mencatat Acerbis Fastest Lap di lap kedua.
Calvin Vlaanderen (Monster Energy Yamaha Factory MXGP) tampil solid untuk finis ketiga, sementara duo Fantic, Glenn Coldenhoff dan Andrea Bonacorsi, memastikan podium ganda pertama dalam sejarah pabrikan Italia tersebut. Hasil ini menandai pencapaian besar bagi Fantic Factory Racing dalam debut mereka di kelas utama.
Balapan kedua kembali menghadirkan duel sengit. Pauls Jonass (Kawasaki Racing Team MXGP) mencatat holeshot, tetapi Lucas Coenen dengan cepat mengambil alih pimpinan. Sayangnya, Coenen tergelincir di jalur licin, memberikan kesempatan bagi Gajser untuk melesat ke depan. Coldenhoff dan Bonacorsi kembali tampil kuat dengan mengamankan podium, sementara Febvre dan Jonass menutup posisi lima besar. Fernandez mengalami kecelakaan di awal balapan dan harus puas finis di posisi keempat secara keseluruhan.
Dengan kemenangan ini, Gajser semakin kokoh di puncak klasemen, sementara Febvre naik ke posisi kedua. Bonacorsi dan Coldenhoff membawa Fantic ke level baru dengan pencapaian podium bersejarah.
Di kelas MX2, Liam Everts menunjukkan kehebatannya di lintasan berlumpur dengan kemenangan gemilang di balapan kedua. Everts yang hanya finis kedua di balapan pertama, tampil luar biasa pada balapan kedua dengan keunggulan 81 detik atas rekan setimnya, Kay de Wolf (Nestaan Husqvarna Factory Racing). Kemenangan ini membuat Everts kembali merebut pelat merah sebagai pemimpin klasemen setelah kehilangan posisinya sehari sebelumnya.
Ferruccio Zanchi (VRT Yamaha Official Team) menjadi kejutan di MX2 dengan meraih kemenangan balapan dan podium pertama dalam kariernya. Pembalap muda Italia itu memanfaatkan kondisi lintasan yang sulit untuk mencatatkan hasil terbaiknya sejauh ini. Sementara itu, juara bertahan Kay de Wolf harus puas dengan posisi kedua secara keseluruhan, tetap menjaga peluangnya dalam perebutan gelar juara musim ini.
Maxime Renaux dan Sacha Coenen yang memulai putaran ini dengan pelat merah mengalami hari yang sulit, gagal meraih hasil maksimal dan harus beralih ke pelat reguler untuk putaran berikutnya. Namun, dengan musim yang masih panjang, persaingan di kelas MX2 tetap terbuka lebar.
Setelah akhir pekan yang penuh drama di Spanyol, para pembalap kini bersiap menghadapi MXGP Eropa di St Jean d’Angely, Prancis. Tim Gajser dan Liam Everts datang sebagai pemimpin klasemen, tetapi rival-rival mereka masih memiliki peluang besar untuk mengejar ketertinggalan. (dpu)