Tips & Trick

Pebalap Motocross Saat Nge Gym Dilarang Lakukan Ini

By: VMX Media | 13/05/2022 | 511
Pebalap Motocross Saat Nge Gym Dilarang Lakukan Ini

VMX.ID – Rutinitas latihan pebalap Motocross ataupun Grasstrack salah satunya adalah nge gym untuk memenuhi pembentukan bagian tubuh. Latihan Gym banyak pola latihan yang harus dijalankan, terlebih adanya pelatih fisik yang mengatur.

Menjadi seorang pembalap professional tentunya datang dengan persiapan berat, perhitungan matang dan menjalani serangkaian agenda harian. Kemudian berlanjut ke beberapa pelatihan fisik terberat dan tes untuk persiapan berkompetisi di kejuaraan. Bagian  pelatihan ini tergantung pada kondisi iklim, kondisi lintasan, tingkat stress.

Dalam latihan Gym untuk pebalap Motocross- Grasstrack bukan hanya asal latihan berbagai pola. Ada beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan saat melakukan latihan Gym, pebalap MX – GTX wajib mengetahui, agar meraih kesempurnaan dalam mengolah fisik saat latihan Gym, simak detail penjelasannya :

  1. Rutinitas mengolah fisik bagi pebalap Motocross sudah kewajiban untuk menghadapi perlombaan olahraga ektrim ini. Disarankan melakukan pola latihan yang serupa selama enam minggu atau lebih. Alasannya, tidak akan menghasilkan benefit ke tubuh, bahkan malah mengurangi. Untuk merangsang perubahan dalam tubuh, harus melakukan latihan dengan pola bervariasi bergantian setiap enam minggu atau lebih cepat. Filosofi Albert Einstein mengatakan, “Definisi kegilaan adalah melakukan hal yang sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil yang berbeda.” Ini berlaku dan tersambung dengan melakukan rutinitas yang sama berulang-ulang di tempat latihan gym.
  • Latihan nomor satu yang dilakukan secara berlebihan adalah curl. Mengapa? Karena itu hanya membuat satu otot terlihat bagus. Dan hanya  peruntukan orang yang ingin ototnya lebih bagus. Tetapi gerakan satu sendi ini tidak banyak membantu meningkatkan kesehatan tubuh atau kebugaran atlet balap. Jika pebalap ingin melatih bagian utama tubuhnya,tetapi menginginkan manfaat tambahan, sebaiknya melakukan latihan multi-sendi yang bekerja lebih dari otot bisep, seperti pull-up atau barisan belakang tubuh.
  • Hindari kebiasaan tanpa alas kaki, ketika membersihkan tubuh di tempat Gym. Sebabnya, Jamur tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembab seperti pancuran di gym. Dengan semua orang masuk dan keluar dari pancuran gym, kondisinya bisa menjadi tidak sehat. Resiko tidak menggunakan alas kaki dapat berisiko terkena kutu air, kutil plantar, kurap, atau bahkan onikomikosis (infeksi buruk yang membuat kuku menjadi keras dan kuning).
  • Gym bisa menjadi lingkungan yang kotor, disebabkan Keringat dan kuman orang tertinggal di mana-mana. Jika tidak waspada, dapat terkena kuman, seperti infeksi staph, E. coli, Klebsiella, flu, dan strep tertinggal di permukaan gym setiap hari. Cara mudah untuk menghindari sejumlah kuman ini adalah dengan menyeka secara menyeluruh setiap permukaan yang bersentuhan tubuh dengan tisu desinfektan sebelum dan sesudah digunakan.
  • Banyak orang yang berlatih ke gym tampaknya terburu-buru untuk membentuk dan menambah performa badannya. Anggapannya merasa yakin kalau semua itu akan membuat badannya lebih besar dan lebih kuat dalam waktu cepat. Bagi pemula, biasanya terobsesi sering mengorbankan bentuk badan dan lebih condong untuk memaksimalkan berat badan dengan cepat. Jika dipaksakan terburu- buru  tanpa kompromi dalam membentuk tubuh  akan beresiko cidera. Disarankan saat mempelajari latihan baru, seharusnya dimulai dengan beban ringan atau bahkan tanpa beban sama sekali sampai langkah latihan dijalankan dengan tepat. Sebaiknya mengikuti prosedur latihan, untuk menghindari resiko cidera dan tanpa hasil signifikan. Latihan seperti squat atau deadlift bisa memakan waktu beberapa bulan untuk dieksekusi dengan benar, terutama jika tubuh tidak fleksibel atau lemah di titik utama badan. Bentuk sempurna membutuhkan waktu untuk berkembang, tetapi kesempurnaan memberikan hasil membanggakan.
  • Hindari berposisi membungkuk ketika melakukan latihan olahraga, resikonya badan dapat bungkuk dibagian cardio. Patokannya melihat berlatih menggunakan master tangga, mesin elips, treadmill dan sepeda stasioner. Pastkan posisi berdiri atau duduk tegak saat berolahraga. Libatkan core atau bagian inti tubuh inti untuk peningkatan kesehatan secara keseluruhan.
  • Saat melakukan pull-up, jangan gunakan tubuh bagian bawah untuk mengayun ke atas dalam jumlah tak terbatas. Perlakuan tersebut dapat membuat tubuh lebih cepat goyah. Juga ketika latihan treadmill, hindari terlalu berlebihan menyandarkan semua beban berat badan kedepan.
  • Hindari meniru atau mengikuti Gerakan latihan orang lain. Selain tidak bisa sempurna mengikuti gerak pola latihan orang lain, juga menyimpang dari program latihan sendiri. Efek buruknya mengikuti gerak latihan orang lain, bisa menanamkan Gerakan yang salah dan Teknik buruk sejak awal. Bagi pemula dan awam, disarankan banyak berdiskusi kepada pelatih dan rekan yang lebih professional.
  • Berlatihlah seperti biasa, hindari bergerak diluar teknis pada alat yang digunakan. Saat di treadmill, jangan sombong dan jangan mencoba berjalan menyamping, berlari lebih cepat dari alas atau melontar Ali Shuffle selama latihan. Ini mungkin tampak keren, resikonya mesin alat olahraga lebih berpeluang menciderai pengguna, jika salah berlebihan menggunakannya.
  • Hindari perut kosong saat berlatih pagi hari, meski ada beberapa kontroversi mengenai apakah ” fasting cardio”  dapat lebih banyak membakar kalori. Padahal ada efek samping dari gula darah rendah sickening literally. Disarankan Lebih baik mengisi bahan bakar untuk tubuh, daripada muntah ketika  daripada muntah saat berlatih menghitung kalori. Pastikan jarak waktu sekitar 30 menit antara makan dan berolahraga.

Agar badan dan fisik siap ketika waktunya berkompetisi di lintasan balap, sebaiknya fokus pada empath al ini berikut latihan tambahannya, seperti : Cardio-Pernapasan, Anerobic, Porsi Makanan, Komposisi Cairan. Porsi agendanya di fokuskan pada latihan Cardio-pernapasan untuk meningkatkan stamina, kekuatan dan ketahanan. Jadwal latihan 6 hari dalam seminggu dan latihan tiap enam jam. Dalam latihan harian selama enam jam dibagi 2 sesi per tiga jam, diataranya bersepedan dan berenang.  istirahatkan dirinya dengan jatah tidur 8 jam perhari dan tambahan sedikit waktu tidur siang. Selamat berlatih ya.