Profile

Inilah 5 Kartini yang Sukses Patahkan Stigma Maskulinitas dalam Motor Trail

By: Angga Kuntara | 21/04/2023 | 844
Inilah 5 Kartini yang Sukses Patahkan Stigma Maskulinitas dalam Motor Trail

OLAHRAGA motor trail kerap diidentifikasikan sebagai olahraga yang identik dengan laki-laki. Sebagian orang beranggapan bahwa laki-laki yang menggemari olahraga motor trail adalah laki-laki yang kuat dan tangguh.

Di era sekarang, olahraga motor trail tidak hanya milik laki-laki saja, melainkan juga perempuan. Di balik penampilannya yang anggun dan menawan, tidak sedikit pengendara perempuan yang memberanikan diri dalam menguji adrenalin di jalur tanah.  

Dalam momentum hari kartini ini, tidak afdol rasanya kalau VMXMedia tidak membahas 5 pembalap motor trail wanita Indonesia. Berikut VMXMedia telah merangkum 5 pembalap wanita Indonesia yang berhasil mematahkan stigma maskulinitas dalam motor trail:

1. Cindi Murfs

Cindi Murfs (image source: instagram.com/cindimurfs_)

Cindi Murfs adalah pembalap enduro asal Bandung, Jawa Barat. Pembalap dengan nama asli Cindi Agustin ini mengawali karir di bidang grasstrack sebelum akhirnya berkarir di bidang enduro dan adventure.

Pembalap kelahiran 2000 ini sukses meraih berbagai prestasi di bidang balap motor trail. Yang terakhir, ia berhasil meraih posisi pertama di kelas women enduro pada perhelatan Indonesian Hard Enduro Seri 1, Maret lalu. 

2. Sheva Ardiansyah

Sheva Ardiansyah (image source: instagram.com/shevaardiansyah75)

Sheva Ardiansyah adalah pembalap motocross asal Daerah Istimewa Yogyakarta. Putri dari mendiang legenda motocross Indonesia Irwan Ardiansyah ini, sukses menjadi pembalap motocross wanita terdepan di Indonesia. 

Pada 2021 lalu, pembalap dengan nama asli Sheva Anela Ardiansyah ini sukses mengikuti kejuaraan Mini Major di sirkuit State Fair MX, Lake Perris, California, Amerika Serikat. Sheva yang ketika itu berusia 16 tahun sukses menyabet gelar juara umum di kelas wanita. 

3. Sakila Putri

Sakila Putri (image source: instagram.com/sakilaputri_15)

Sakila Putri adalah pembalap grasstrack asal Garut, Jawa Barat. Pembalap berusia 17 tahun ini sukses menjuarai kelas FFA wanita di berbagai perhelatan grasstrack, sekaligus menjadi pembalap grasstrack terdepan di Indonesia. 

Passion Sakila dalam dunia balap grasstrack membuahkan hasil yang signifikan. Pada Maret lalu, Sakila berhasil memenangkan penghargaan sebagai pembalap grasstrack wanita terbaik di IMI Jabar Award 2023. 

4. Suci Mulyani

Suci Mulyani (image source: liputan6.com)

Suci Mulyani adalah pembalap motocross asal Gresik, Jawa Tengah. Ia mengawali karir sebagai pembalap motocross sejak tahun 2013. Karir Suci di dunia balap diturunkan dari sang kakek yang merupakan pembalap motocross legendaris, Momo Harmono.

Pada tahun 2017, Suci berhasil melaju di kelas WMX dalam perhelatan MXGP Indonesia 2017. Di perhelatan tersebut, Suci menduduki posisi ke-17. Suci juga tak sendiri, ia ditemani dua pembalap wanita lainnya, Monica Defeter dan Novita Anjani. 

5. Icha ZR

Icha ZR (image source: instagram.com/icotonyon28)

Icha ZR adalah pembalap grasstrack asal Ciamis, Jawa Barat. Ia mengawali karir sebagai pembalap grasstrack sejak tahun 2015. Pembalap yang akrab disapa Icot Onyon ini sukses berlaga di berbagai kelas wanita dalam balap grasstrack, seperti kelas FFA Wanita, Bebek Standar Wanita, dan Matic Wanita.

Pembalap berusia 26 tahun ini sukses meraih berbagai prestasi di dunia balap grasstrack, baik tingkat nasional maupun tingkat Asia Tenggara. Dua di antaranya adalah Juara 1 kelas Matic Women di ajang Kejuaraan Motocross dan Grasstrack Okta Property pada 2022 dan Juara 1 kelas FFA Wanita di ajang Open Grasstrack Asian pada 2016. 

Dengan sederet prestasi menakjubkan tersebut, kelima kartini ini sukses membuktikan, olahraga motor trail tak hanya milik laki-laki semata. Dari 5 pembalap wanita di atas, mana yang jadi favorit braaapers?