SGM Racing Team Turunkan 4 Pembalap dalam Seri 1 Kejurnas Supermoto di Sirkuit Bukit Peusar

By: Delisti Putri Utami | 20/05/2023
SGM Racing Team Turunkan 4 Pembalap dalam Seri 1 Kejurnas Supermoto di Sirkuit Bukit Peusar
SGM Racing Team

TASIKMALAYA, VMXMedia.ID – SGM Racing Team, tim spesialis supermoto binaan Rino Sanjaya, menurunkan 4 pembalap untuk berkompetisi di Seri 1 Kejurnas Supermoto yang berlangsung kemarin (19/5) hingga hari ini (20/5) di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya. 

Keempat pembalap tersebut adalah Leonard Maliki Somma yang turun di kelas Trail 250 Open dan Trail 175 Junior; Yaasiin Gabriel Somma yang turun di kelas FFA 250, Trail 250 Open, FFA 450, dan Trail 175 Open; Rafli Sanjaya yang turun di kelas FFA 250 dan FFA 450; serta Rino Sanjaya sendiri di kelas 450 Master.

Rino Sanjaya menuturkan, persiapan untuk mengikuti event ini cukup menguras waktu karena ada perubahan regulasi. “Perubahan regulasi kelas lokal membuat persiapan kami lebih banyak menguras waktu. Sampai sekarang belum ketemu setting-an yang tepatnya. Tapi, ya, kita namanya juga balapan, risetnya tetap di sirkuit. Kalau untuk kelas build up-nya tidak ada perubahan, tidak masalah,” ungkapnya saat ditemui secara langsung di sirkuit.

Menurutnya, biaya yang dikeluarkan untuk mengikuti event ini lumayan terpotong karena adanya aturan yang mengharuskan kelas lokal menggunakan ban produksi dalam negeri. Jika biasanya ia harus merogoh kocek 80-100 juta untuk membiayai 1 seri balap, berkat regulasi ini, ia bisa memangkas hingga 15 juta.

Saat ditanya soal kesulitan yang dihadapi di sirkuit, Rino menjawab, “Kesulitan Sirkuit Bukit Peusar hanya terjadi saat hujan saja. Jika hujannya deras, sirkuit banyak digenangi air. Ini yang menjadi masalah, apalagi dengan handicap sekarang ditambahi kayu.”

SGM Racing Team berencana untuk mengikuti 5 seri penuh Kejurnas Supermoto. Namun, untuk target podium, Rino menegaskan tidak ada target khusus. Justru, ia akan fokus pada riset produk. 


“Di seri kejurnas ini kita sambil riset produk, ya. Saya juga mewakili KTM untuk mengetahui kekurangan dan kelebihannya. Kalau target podium kita tidak ada target karena tim-tim lain juga, kan, motornya dari kita,” jelasnya. (dpu)