Event

Komparasi Pebalap dan Besutannya, Berapa Skornya?

By: VMX Media | 29/07/2022 | 463
Komparasi Pebalap dan Besutannya, Berapa Skornya?

NEWS. VMX. ID– Dalam kompetisi balap, peran motor yang disiapkan tuner atau mekanik team berupa setingan mesin, perangkat elektronik dan suspensi menentukan prestasi sesuai target. 

Ada dua aspek penting dalam konteks ini,  adalah aspek teknis dan faktor non teknis berupa momentum serta suasana sekitar. Juga faktor skill dan mental, pebalap terdapat perbedaan yang besar perihal gaya balap yang digunakannya tiap pebalap. Penyebabnta mesin motor dan perangkat lainnya berkembang dan mengalami perubahan dibandingkan ajang event kompetisi. 

Motocross diklaim sebagai event yang paling banyak menuntut kondisi fisik dan skill pebalap. Kondisi trek dengan segala tantangannya menuntut banyak hal dari setiap rider.

Kini paddock MXGP , AMA dan kejuaraan Motocross di Eropa dan Australia adalah sarang para pembalap muda yang lebih kuat dari aspek fisik dan skill. Dari sisi teknis, motor MXGP, AMA dan kejuaraan lainnya, memang mengalami banyak perubahan tiap eea generasi pebalap. 

Kini, mulai dari sistem elektronik sampai ban, membuat gap besar antara tim pabrikan dengan satelit saat ini bisa dibilang sangat tipis. Tidak heran banyak pembalap muda bisa langsung kuat bersaing ketat. 

Perbandingan antara kemampuan pembalap dan performa motor di kompetisi motocross bergengsi berjarak tipis cenderung seimbang. Pebalap Motocross masih bisa membuat perbedaan jika motor kurang kompetitif.

“Rasio antara pebalap dan motor besutannya sekitar 60:40 hingga 70:30. Juga, sementara banyak pembalap hebat gagal saat gabung ke tim lain. Bisa jadi penyebabnya ketidak cocokan suasana atau terlambat orientasinya kompleks di teamnya. 

Saat ini, motor balap motocross di MXGPdan AMA memiliki banyak elektronik, sehingga lebih mudah untuk membuka gas.Dalam ajang balap asphalt seperti MXGP, pebalap setidaknya harus siap menggeber motor dengan putaran mesin di rentang 3.000 rpm atau 4.000 rpm. Dan di Motocross harus siap mengendalikan torsi power motor dan jeli mengatur irama perlombaan. Jika tidak, akan berada di zona bahaya dalam hal minus kontrol traksi saat itu. 

Tenaga dalam rentang putaran mesin motocross yang sangat brutal dengan kapasitas mesin 250cc dan 450cc dengan spesifikasi gahar. Jadi wajib sangat berhati-hati ketika membuka gas, khususnya pada saat kondisi trek basah berlumpur liat. Waspadai ketika grip tidak begitu bagus atau pada beberapa lap pertama ketika ban belum mencapai temperaturnya dan traksi ke lintasan dirtbike. 

Faktor memanfaatkan momen tersulit adalah ketika rapatnya jarak antar pebalap menjelang masuk tikungan harus membuka gas ketika motor dalam kemiringan maksimum dan ketika mengendalikan motor ketika kondisi grip yang rusak. Jadi faktor feeling yang tersambut dengan akselerasi nya bisa kuat di trek mana pun dan di semua kondisi. 

Jadi, crossee dunia biasanya memodifikasi gaya performa memanfaatkan saya raha  tubuh yang kuat untuk mendorong motor ke batas maksimum. Kompetisi balap juga berkaitan dengan evolusi suatu spesies dalam. Tiap type motor, dan pernah katakan intinya. 

Tentu saja, mesin yang disetting sempurna dan sesuai dengan gaya dan karakter setiap pebalap, handling maksimal, serta suspensi berperan sangat penting. Dan yang paling berperan dominan sangat vital berada pada teknik, kondisi fisik, kondisi psikologis dan kekuatan mental pebalap.